Bahas Soal Fisika | Besaran dan Satuan 02

Soal:
1. Besaran yang termasuk besaran pokok adalah ....
a. panjang, gaya, kecepatan
b. panjang, suhu, volume
c. panjang, massa, suhu
d. panjang, massa, luas

2. Berikut yang merupakan kelompok besaran turunan adalah ....
a. gaya, kecepatan, dan panjang
b. massa jenis, massa, dan volume
c. luas, panjang, dan lebar
d. volume, massa jenis, dan gaya

Penyelesaian:
Ada 7 besaran pokok yaitu:
  1. panjang (meter)
  2. massa (kilogram)
  3. waktu (sekon)
  4. suhu (kelvin)
  5. kuat arus listrik (ampere)
  6. intensitas cahaya (candela)
  7. jumlah zat (mol)
Melihat dari  daftar besaran pokok tersebut, maka jawaban untuk pertanyaan no 1 ialah (c) panjang, massa, suhu dan untuk no 2 ialah (d) volume, massa jenis, gaya.

Kelas IX | Hambatan Listrik

Dalam suatu rangkaian listrik tentu terdapat hambatan. Hambatan/resistansi merupakan karakteristik umum dari suatu rangkaian. Berikut akan dijelaskan secara lebih detail karakteristik hambatan komponen-komponen dalam rangkaian listrik
1. Hambatan Kawat Penghantar. Besarnya hambatan kawat penghantar dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu Hambatan jenis penghantar, panjang penghantar, dan luas penampang penghantar 
 
2. Hambatan Resistor. Dalam suatu rangkaian, kadangkala digunakan resistor sebagai penghambat arus. Resistor digunakan agar tidak membuang banyak biaya dalam pembuatan suatu hambatan. Besarnya resistansi suatu resistor dapat kita tentukan secara langsung menggunakan alat ukur hambatan (ohmmeter) atau bisa juga dilakukan penghitungan manual menggunakan kode warna resistor. Terkait dengan kode warna resistor, akan dijelaskan seperti berikut
    Kode Warna Resistor 

    Warna Angka I Angka II Faktor Pengali Toleransi
    Hitam 0 0 100
    Coklat 1 1 101
    Merah 2 2 102
    Jingga 3 3 103
    Kuning 4 4 104
    Hijau 5 5 105
    Biru 6 6 106
    Ungu 7 7 107
    Abu 8 8 108
    Putih 9 9 109
    Emas


    5 %
    Perak


    10 %
    Tak berwarna


    20 %

    Kelas IX | Tegangan Listrik

    Tegangan listrik (Voltage) adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Tergantung pada perbedaan potensial listriknya, suatu tegangan listrik dapat dikatakan sebagai ekstra rendah, rendah, tinggi atau ekstra tinggi. Secara definisi tegangan listrik menyebabkan obyek bermuatan listrik negatif tertarik dari tempat bertegangan rendah menuju tempat bertegangan lebih tinggi. Sehingga arah arus listrik konvensional di dalam suatu konduktor mengalir dari tegangan tinggi menuju tegangan rendah.

    Agar terjadi aliran muatan (arus listrik) dalam suatu rangkaian tertutup, maka haruslah ada beda potensial/beda tegangan di kedua ujung rangkaian. Beda potensial listrik adalah energi tiap satu satuan muatan.

    Jika energi tiap muatan habis akibat penggunaan, maka di kedua ujung rangkaian tidak akan ada beda potensial (beda potensial bernilai nol). Akibatnya komponen-komponen elektronika seperti lampu, trafo, dan lain sebagainya tidak akan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Perhatikanlah gambar berikut. Adanya beda potensial pada ujung ujung sumber tegangan, menyebabkan lampu dalam rangkaian tertutup tersebut dapat menyala. Pada lampu terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kalor dan cahaya.

    Untuk mengukur langsung beda potensial listrik pada lampu, maka dipasang alat ukur tegangan/beda potensial seperti terlihat pada gambar. Pada gambar tersebut, alat ukur tegangan dipasang paralel dengan komponen yang hendak diukur beda potensialnya. 

    Kelas IX | Arus Listrik

    Arus listrik adalah gerakan atau aliran muatan listrik. Berdasarkan perjanjian arah arus listrik diambil sesuai arah gerakan muatan positif. Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial yang lebih rendah, sedangkan elektron mengalir dari potensial rendah ke potensial yang lebih tinggi. Syarat terjadinya arus listrik: 
    1. Terdapat beda potensial antara kedua ujung konduktor 
    2. Terjadi dalam rangkaian tertutup (seluruh elemen terhubung) 
     
    Gambar tersebut menunjukkan rangkaian listrik sederhana. Rangkaian listrik tersebut merupakan susunan alat-alat listrik yang terdiri dari sumber arus, kawat penghantar, lampu atau alat listrik, dan saklar. Pada gambar 1a saklar dalam keadaan terbuka dan rangkaian tersebut disebut rangkaian terbuka. Pada rangkaian terbuka maka arus listrik tidak dapat mengalir sehingga lampu tidak menyala. Pada gambar 1b saklar dalam keadaan tertutup dan rangkaian tersebut disebut rangkaian tertutup. Pada rangkaian tertutup 1b maka arus listrik mengalir melalui rangkaian sehingga lampu menyala 

    Kuat arus listrik didefinisikan sebagai banyaknya muatan yang mengalir melalui suatu penampang konduktor tiap detik. 

    Jika ada muatan sebesar melewati suatu penampang konduktor dalam interval waktu, maka besar kuat arus listrik yang mengalir dalam konduktor itu adalah: 
    dalam SI (Sistem Internasional) satuan arus adalah ampere (A). 

    Satu ampere didefinisikan sebagai muatan satu coulomb yang melewati suatu permukaan dalam waktu 1 detik. Muatan listrik satu electron adalah 1,6 x 10-19C. Jika besarnya muatan listrik yang melalui pengantar dalam waktu tertentu adalah Q Coulomb, maka jumlah electron yang melalui penghantar adalah: 

    Soal | Tekanan Pada Zat Cair dan Gas

    Pilih salah satu jawaban yang paling tepat!

    1.  Jika gaya diberikan dalam zat cair dalam ruang tertutup, tekanannya diteruskan oleh zat cair ke segala arah dengan sama rata. Hal ini dikenal dengan …
    a.  Hukum Bejana Berhubungan    c.  Hukum Pascal
    b.  Hukum Hidrostatika                 d.  Hukum  Archimedes

    2.  Semua alat dibawah ini bekerja berdasarkan hukum Archimedes, kecuali …
    a.  Kapal laut                   c. Dongkrak hidrolik
    b.  Jembatan Ponton        d. Hidrometer

    3.  Jembatan ponton ialah jembatan yang ditopang oleh …
    a.  Tiang kayu                   c. Kawat baja
    b.  Tiang beton                 d. Tabung-tabung besi berisi udara

    4.  Manometer adalah suatu alat untuk mengukur …
    a.  Kelembaban udara         c. Tekanan udara dalam ruang tertutup   
    b.  Tekanan                         d.  Tinggi tempat

    5.  Setiap benda yang dicelupkan ke dalalm zat cair, mendapatkan gaya tekan ke atas sebesar zat yang dipindahkan benda itu. Pernyataan ini merupakan …
    a.  Hukum Boyle                c.  Hukum Pascal
    b.  Hukum Archimedes      d.  Hukum Gay Lussac

    6.  Menurut hukum pascal apabila luas bidang makin besar maka …
    a.  Tekanan makin kecil      c.  Tekanan makin besar
    b.  Tekanan tetap                 d.  Tekanan tak tentu

    7.  Untuk hukum Pascal berlaku rumus …
    a.  P = A/ F        b. P = F/A     c. F = A/P     d. F = P/A

    8.  Besar 1 atm setara dengan ….cmHg.
    a.  66        b. 86        c. 76        d.  96

    9.   Dibawah ini alat-alat yang berdasarkan hukum pascal, kecuali …
    a.  Dongkrak  hidrolik          c.  Pompa sepeda   
    b.  Meja operasi                   d.  Rem piringan hidrolik

    10.  Dengan manometer terbuka, tekanan gas dalam ruang tertutup dapat ditentukan dengan …
    a.  P gas  =  P udara  +  selisih tinggi raksa       
    b.  P gas  =  P udara  +  selisih tinggi air
    c.  P gas  =  P udara  -  selisih tinggi raksa
    d.  P gas  =  P udara  -  selisih tinggi air
     

    Soal | Tekanan Pada Zat Padat

    Pilih salah satu jawaban yang paling tepat di bawah ini!

    1.  Sebuah benda mempunyai gaya berat sebesar 500 N, diletakkan pada lantai seluas 100 m2. Manakah pernyataan di bawah ini yang benar ?
    a. Besar tekanan benda 5 N/m2, bila luas bidang tekannya 1 m2
    b. Besar tekanan benda 25 N/m2, bila luas bidang tekannya 2 m2
    c. Besar tekanan benda 20 N/ m2, bila luas bidang tekannya 4 m2
    d. Besar tekanan benda 10 N/ m2, bila luas bidang tekannya 5 m2

    2. Manakah yang benar untuk hubungan antara gaya tekan, luas bidang dan tekanan pada suatu bidang ?
    a. Tekanan semakin besar jika luas bidang semakin kecil sedang gaya tekan tetap
    b. Tekanan semakin kecil jika luas bidang semakin besar sedang gaya tekan tetap
    c. Tekanan dapat dibuat sama besar dengan gaya tekannya
    d. Tekanan hasilnya selalu lebih kecil dari gaya tekannya

    3.  Manakah pernyataan di bawah ini yang benar ?
    a. Luas bidang tekan semakin besar, maka tekanannya menjadi lebih besar
    b. Luas bidang tekan makin besar, maka tekanannya menjadi lebih kecil
    c. Besar tekanan tergantung besar gaya saja
    d. Besar tekanan tergantung besar gaya dan luas bidang tekan

    4.  Lantai seluas 3 m2 mendapat tekanan 1750 N/m2. Berapakah gaya tekannya ?
    a. 584 N/m2
    b. 725 N/m2
    c. 1753 N/m2
    d. 5250 N/m2

    5.  Tekanan adalah …
    a.  gaya yang bekerja pada bidang seluas 1 m3
    b.  gaya yang bekerja pada bidang tekan 1 m2
    c.  massa benda yang menekan pada bidang seluas 1 m2
    d.  massa benda yang bekerja pada bidang tekan 1 m3

    6.  Hubungan antara tekanan dan luas bidang tekan untuk gaya yang sama adalah …
    a. makin luas bidang, makin kecil tekanan
    b. makin luas bidang, makin besar tekanan
    c. makin besar tekanan bila luas bidang makin besar
    d. makin luas bidang, tekanan tidak berubah

    7.  Jika penampang atas berukuran 5 m x 2 m, sedangkan penampang bawah berukuran 4 m x 2 m, dan berat balok 120 N, maka besarnya tekanan pada lantai adalah …
    a. 1200 N/m2
    b. 1200 N/m3
    c. 15 N/m2
    d. 15 N/m3

    8.  Alas sepatu seorang anak 400 cm2. Massa anak tersebut adalah 40 kg. Berapa tekanan anak pada lantai jika anak tersebut berdiri dengan sebuah kaki ?
    a. 100 N/m2
    b. 1000 N/m2
    c. 10000 N/m2
    d. 100000 N/m2

    9.   Berapa tekanan anak pada lantai untuk soal no 8 jika anak tersebut berdiri dengan dua kaki ?
    a. 200 N/m2
    b. 2000 N/m2
    c. 20000 N/m2
    d. 200000 N/m2

    10. Mengapa 1 kgm/s2 besarnya kira-kira ada 9,8 newton ?
    a. Karena w = mg
    b. Karena m = wg
    c. Karena g = mw
    d. Karena w = m+g
     

    Kelas VIII | Tekanan Pada Gas

    Tekanan udara di permukaan laut rata-rata sebesar 1 atm atau 76 cmHg. Makin rendah suatu tempat, makin besar tekanannya. Sebaliknya, makin tinggi suatu tempat, makin rendah tenannya. Setiap kenaikkan 10 m tekanan udara berkurang sebesar 1 mmHg. Udara merupakan benda gas yang sangat erat hubungannya dengan kehidupan kita. Udara yang meliputi bumi mempunyai berat yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi. Karena udara memiliki berat, maka udara juga memiliki tekanan. Besarnya tekanan udara ditentukan oleh tinggi suatu tempatnya dari permukaan air laut.
     
    Alat Ukur Tekanan Gas
    Barometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara luar. Manometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan gas dalam ruang tertutup.
    Hukum Boyle
    Semua zat memiliki massa dan menempati ruangan, tidak terkecuali zat gas. Hasil kali tekanan dengan volume suatu gas adalah tetap asal suhu zat tetap.
    Sebagai contoh adalah jika kita memompa ban sepeda, udara bisa masuk ke dalam ban jika pompa penghisap kita tekan, akhirnya udara masuk. Hukum Boyle secara matematis dapat dirumuskan sebagi berikut :
    Photobucket
    Dengan :
    P1 = Tekanan pertama (atm)
    P2 = Tekanan kedua (atm)
     V1 = Volume pertama 1 (m3)
    V2 = Volume kedua
    (m3)